//
you're reading...
mas Noklak

manfaat shaum bagi perkutut

perkutut perlu diet

Dalam 1 tahun terdapat 12 bulan, 1 bulan diantaranya merupakan bulan Ramadhan, bulan dimana umat muslim menjalankan ibadah puasa (shaum). Shaum dalam kaidah bahasa berarti “menahan”, sedangkan orang yang menahan diri untuk berbicara disebut “shaa-im” Dengan demikian shaum adalah menahan diri dengan niat dari perkara-perkara yang khusus, pada waktu yang khusus dan dilakukan oleh orang-orang yang khusus.

Terkait dengan hal tersebut, khusus untuk perkutut lomba tak ada salahnya untuk melakukan shaum  (menahan diri untuk makan dan minum) dalam bulan Ramadhan ini. Mengingat selama 11 bulan lainnya sang perkutut jawara secara terus menerus mengikuti latihan maupun gelaran lomba dengan pemberian makanan minuman plus suplement yang terkadang berlebihan. Bisa dibayangkan selama 11 bulan perkutut jawara menyantap milet, gabah, juwawut, ketan item, godem, demikian juga dengan minuman ditambahkan vitamin dari vitavit, supervit sampai supertetra🙂 .Tak ketinggalan jamu-jamuan pun ikut mengisi lambung kecil si perkutut jawara, saga, katuk, kencur, jahe, kunyit, bawang putih, madu, sarang walet, cabe kriting bahkan tombat gondol dan jamu thailand😦  ,belum lagi pemberian cekokan dengan kitolot, pegagan, tembakau atau apapun, menambah panjang deretan asupan yang ditelan perkutut kesayangan kita.

Begitu juga untuk shaum “shiyam” yaitu menahan diri untuk berbicara (bunyi / manggung) dalam 1 bulan ini, rasanya perlu juga diterapkan untuk perkutut jawara yang kita miliki. Bayangkan dalam 1 hari perkutut berbunyi tidak kurang dari 20 kali, 1 bulan 600 kali, setahun piro ? 7.200 kali🙂                                                                                       Siapa tahu dengan puasa manggung, perkutut kesayangan kita selanjutnya menjadi tidak gembos, tidak patah bahkan semakin cowong owong owong. Ya kalaupun makin gembos dan makin patah ngunci itu berarti anda belum beruntung🙂

Adapun penerapan shaum bagi perkutut jawara, bukan dengan mengajak sahur bareng dam buka bersama atau dengan teriak disamping sangkarnya “tut tut tuuuut imsyak tuuuut !!!”

Seperti yang sudah disampaikan dalam beberapa artikel di perkututdki, pemberian makan minum dengan takaran khusus sangat diperlukan bagi perkutut lomba, sebab kita bukan memelihara perkutut potong layaknya ayam broiler😦                                                 Cobalah untuk memberikan makanan setengah sendok teh dan minuman sebanyak 2 sendok makan di tiap pagi dan sore, demikian juga dengan jamu-jamuan serta vitamin untuk diberikan dalam dosis yang sedikit. Usahakan perkutut berbunyi hanya pada saat latihan 1 kali dalam seminggunya. Sedangkan untuk harian, selain di sangkar berilah umbaran khusus dengan pola diet yang khusus pula.

Dengan tahapan tersebut mudah-mudahan perkutut kesayangan kita bertambah sehat, panjang umur dan murah rejeki🙂

Apapun hasil dari diet sang perkutut lomba,  jayalah perkutut Indonesia dan tetap bersatu dalam NKRI

 

 

 

 

About nugroho1705

piye kabare bro

Discussion

2 thoughts on “manfaat shaum bagi perkutut

  1. Selamat menjalankan ibadah puasa Pak

    Posted by agus | June 13, 2016, 3:23 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

daftar tulisan

%d bloggers like this: