//
you're reading...
Ternak

Ternak Perkutut ala Seven Samurai

ternak perkutut ala seven samurai
 

Sangat banyak artikel-artikel yang berisi tentang cara berternak perkutut, baik dalam cetakan buku, media online atau cetak.

Tanpa niat menggurui ataupun sombong, sebab memang bukan guru dan tidak ada yang dipamerkan :)  , perkutut dki dot com ingin memberikan  tips cara berternak.

Dari pengalaman beternak (1995 – 2006), dinamika dari hal pencarian materi untuk dijadikan jantan dan betina di kandang ternak sampai problematik pemasaran hasil ternak itu sendiri sangat bervariasi. Artikel ini tersusun dengan adanya pengalaman itu sendiri dan seringnya mendengar dari beberapa peternak di tanah air.

 

STRATEGI, ARAH, & IKHLAS

Inilah hal yang paling utama disaat kita ingin memutuskan untuk membudidayakan perkutut. Sebab sudah banyak contoh bird farm yang mati suri (ada tapi tak terdengar, terdengar tapi tak ada) dikarenakan tidak memiliki tujuan yang kuat. Termasuk perkutut dki dot com  dulu🙂

 

Berikut 7 (tujuh) pemikiran cara berternak perkutut :

  1. Strategi yang jelas dalam berternak, untuk pasar bawah saja,  pasar menengah dan ke bawah, atau atas sampai bawah. Sebab ternak pada area atas sudah pasti hasil ternak ada yang terlempar ke pasar bawah, yang dimaksud adalah burung sortiran ( BS ). Demikian jg dengan tujuan ternak pada area menengah kemungkina ada yang terlempar ke pasar bawah namun ada kemungkinan juga untuk terbang ke kelas atas. Khusus area bawah, bila kita jeli hasil ternak ada peluang untuk terbang ke area menengah dan atas, buktipun cukup banyak. Untuk masalah ini dibahas pada artikel berikutnya, “memilih area pemasaran perkutut”
  2. Arah atau tujuan berternak perkutut, untuk itu kita perlu menyiapkan kandang ternak dan umbaran. Design lah area kandang ternak yang efisien dan efektif, artinya saluran air yang baik, sumber air yang dekat serta pembagian area yang tidak menganggu mobilitas awak kandang atau kita sendiri saat memberi makan minum atau proses ternak lainnya, dan seterusnya. Langkah kedua ini jangan sampai kita balik, artinya kita mencari atau mengumpulkan materi / burung calon kandang ternak baik jantan maupun betina, baru setelah terkumpul kita mulai berternak. Sebab pengalaman beberapa teman kungMania lebih banyak yang gagal mengisi kandang ternak karena godaan untuk menjual dan godaan untuk melombakan perkutut tersebut sangat tinggi.
  3. Mantap, artinya Langkah ke tiga terkait dengan langkah nomor 2 (dua), yaitu terkait kembali dengan arah atau  “niat”, artinya jangan sampai kita mencari materi kandang namun terkecoh dengan tipe perkutut untuk lomba, atau sebaliknya. Sebab kadang ada beberapa kungMania saat bertransaksi sering mengatakan yang tidak sama dengan niat (hati), “untuk bahan ternak bos”, “wah tipe gitu jatuhnya ke kandang pak”, yakin niat seperti ini tidak melancarkan perjalanan ternak kita nantinya. Dengan demikian kita harus mantap.
  4. Ujung, Terkait dengan langkah nomor 3 (tiga). Materi kandang selain harus memenuhi kelima unsur suara, kita juga harus mengikuti perkembangan unsur yang paling mendasar di era sekarang, yaitu “ujung”. Jangan memasukkan materi kandang tanpa ujung panjang, hal ini mutlak, sebab di sektor inilah penentu ternak kita akan ada kemungkinan naik area (menengah atau atas) atau tidak. Seperti yang perkutut dki dot com lakukan pada saat diskusi dengan Patra Jaya Tangerang saat mulai mencari materi-materi ternak, dan hasilnya sekarang dapat kita lihat.
  5. Rileks, artinya setelah kita mendapatkan materi kandang, kita beri luang waktu  rileks untuk mendengar ulang (pantau) calon-calon jantan dan betina tersebut, minimal kita dengar sebanyak mungkin mereka berbunyi. Lain halnya jika calon materi kandang yang kita beli perkutut piyik, biarkan mereka besar di dalam kandang umbaran. Khusus untuk betina, kita usahakan untuk berbunyi banyak, jika perlu kita berusaha berbagai cara untuk membuat gacor. Nah untuk langkah kelima ini kita berusaha untuk meluangkan waktu /  rileks.
  6. Amanat. Setelah materi indukan sudah kita dengar berbunyi banyak, kita lanjutkan dengan proses penjodohan. Nah, pada langkah ini terkadang kita tekecoh dengan istilah-istilah yang sering diucapkan farm-farm besar pada saat ditanya cara memilih jantan dan betina untuk dijodohkan, ada yang mengatakan “kombinasi” “saling menutupi”, “daya turun” dan lain sebagainya. Sekali lagi jangan terkecoh, sebab mereka pun tidak pernah tau dari kandang mana yang sukses melahirkan perkutut dengan kriteria istimewa, sedangkan statement di atas baru ada setlah terjadi. Namun bukannya tidak sama sekali kita gunakan cara-cara seperti itu, tetap kita gunakan saat membuat mainset didalam proses penjodohan, hanya tidak dalam cara yang kaku. Secara sederhana, setelah kita memiliki calon materi kandang yang sudah kita dengar berulan-ulang dan sudah memenuhi kelengkapan unsur suara, katakan 5 pasang, lepaslah mereka semua di dalam satu umbaran, biarkan hati mereka yang berbicara, jodoh atas izin Tuhan, sebab perkutut bernyawa dan juga merupakan ciptaanNYA,sedangkan kita hanya menjalankan amanat untuk melestarikan.
  7. Ikhlas dan berdoa, ini kekuatan maha dahsyat yang manusia miliki. Sebab ternak yang kita lakukan dimulai dengan niat, standart mutu dan ikhlas.  Coba perhatikan dari langkah pertama, semua harus didasarkan pada ikhlas, kalau kita tidak memiliki ini, hasil ternak ada yang terlempar ke pasar bawah dan kita tidak memiliki tujuan dan keikhlasan, apalah jadinya. Demikian juga untuk niat ternak di area bawah, jika suatu saat hasil ternak kita ada yang istimewa, kita harus ikhlas, he he he ikhlas terima duit berjeti jeti.

 Sekarang pertanyaannya, kenapa perkutut dki dot com tidak berternak, pertama ingin independent di dalam mendengar. Kedua, mengerti kalau berternak di dalam area atas memerlukan modal yang sangat besar. Ketiga, netral di dalam memasarkan perkutut, sebab sifat “ego” untuk mengatakan hasil ternak kita  lebih istimewa dari farm lain itu kadang hinggap  dan terkadang sulit dihindari,yang akhirnya dapat melakukan kebohongan pada pemula dalam penjualan. Keempat, senang berlomba, baik milik sendiri maupun milik teman sesama kungMania, nah untuk hal, ini independensi mutlak diperlukan, tidak terkecoh pada ring (hasil ternak) tertentu,, ternama ataupun tidak.  hal ini bisa perkutut dki dot com buktikan sejak melombakan chelsea (jkm)/2005, leyla ali/srikandi (ady2006), dan 2007 langgam symphoni (nada),  2007-2010 norontoko (haas), ibnu sabil (lestari), putri pembayun (mjs), suryo sumirat (terminal), rizky kencono (lim),  Intermezo jr (inter), Sugriwa & Subali (arnot), dan lainnya.

Namun suatu saat nanti perkutut dki dot com akan mulai berternak kembali gunakan cara seven SAMURAI dan tenetunya dengan ikhlas🙂

Demikianlah uraian singkat tapi panjang ini ,  semoga bermafaat.  Dan pilihan cara berternak tetap ditangan penggemar atau  kungMania itu sendiri

Jayalah perkutut Indonesia, tetap bersatu dalam naungan ibu pertiwi dan NKRI🙂.

About nugroho1705

piye kabare bro

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

daftar tulisan

%d bloggers like this: