//
you're reading...
Wacana

BENDERA HITAM

Tangerang, 01 April 2012
Lomba tingkat Regional di Lapangan lomba perkutut Angkasa Pura Cengkareng Tangerang.
Semua tiang kerekan dan hanging yang disediakan panita ludes terjual, sampai-sampai untuk kelas dewasa junior mesti dibuka lagi 10 kerekan untuk memenuhi membludaknya peserta lomba perkutut di awal bulan April ini.

JALANNYA LOMBA
Pada awal babak pertama semua kelas, baik piyik hanging, piyik junior, dewasa senior dan junior berlangsung dengan aman,terkendali, damai sejahtera, gemah ripah loh jinawi🙂 . Kungmania atau perkutut lovers terlihat memberi semangat pada jawara-jawaranya untuk kerja dengan baik dan memberi teriakan ke para juri yang pagi itu bekerja dengan profesional.
Memasuki babak kedua persaingan sengit di kelas piyik senior menuai keributan kecil antara seorang pemain dengan juri koordinator, biasa, protes untuk pemberian nilai. Sekali lagi hal ini tidak akan terjadi jika apreaiasi / pengertian akan nilai seekor perkutut dipahami secara benar oleh setiap unsur yang ada di dalamnya (baik pemain, juri maupun pengawas lapangan). Perkutut dki dot com tidak akan membahas hal tersebut dikarenakan persoalan yang ada adalah persoalan klasik, volume…..???

BENDERA HITAM
Khusus kelas dewasa junior yang secara langsung perkutut dki dot com mengikutinya, ada catatan kecil yang menjadi perhatian kita bersama.
Pada nilai 43 1/2 yang selanjutnya mendapatkan bendera hitam (1/4) dan akhirnya menjadi 43 3/4, merupakan nilai vital di dalam penetapan kualitas seekor jawara.
Gambaran untuk perkutut yang mendapat nilai 43 3/4 adalah perkutut dengan kualitas bagus mendekati istimewa. Dengan demikian perkutut dengan nilai seprti ini layak dikatakan telah memenuhi “50% lebih” unsur-unsur di dalam pakem seni suara burung perkutut dengan katergori sangat baik.
Faktor utama di dalam menetapkan nilai setinggi itu adalah syarat bunyi yang ditentukan pada saat menjelang lomba, jika disepakati dengan sistem 2,4,6 maka untuk jawara dengan nilai 43 3/4 haruslah telah berbunyi ” sebanyak 6 kali berturut turut “. Inilah salah satu kenapa perkutut dki dot com melalui korwil jabodetbek mengusulkan dihilangkannya nilai 1/4 atau bendera hitam, bisa dibaca dalam artikel DUA PLUS YANG MENGGODA

APA YANG TERJADI
Pada jawara tertentu disaat babak kedua mendapatkan nilai 43 3/4 (tiga warna plus hitam), namun yang terjadi kemudian di babak ketiga, jawara tersebut hanya mampu mendapatkan nilai 43 1/4 (dua warna plus hitam).
dengan memperhatikan nilai seperti itu dapat dikatakan bahwa pada saat babak kedua (43 3/4 atau 3  plus hitam)  adalah nilai yang diberikan juri dengan cara yang kurang disiplin di dalam menetapkan “syarat bunyi”.

JURI JABODETABEK WAJIB BERSYUKUR
Dengan kejadian yang sangat fatal itu, sudah selayaknya para korps juri di jabodetabek bersyukur tidak terjadi protes besar di saat jalannya konkurs / lomba. Pada saat itu hanya terjadi koordinasi singkat antara juri dengan ketua bidang lomba koordinator wilayah jabodetabek.
Bisa dibayangkan jika itu terjadi di jawa timur, dimana apreasiasi atau pengertian terhadap nilai , kualitas dan syarat bunyi atas perkutut lomba sudah demikian meratanya, maka tidak ayal lagi protes besar akan menjadi tontonan gratis diluar gelaran lomba. Perkutut dki dot com telah mengalami sendiri berlomba di kelas regional di jawa timur, tidak ada istilah pemaaafan seperti yang terjadi di jabodetabek  “ah… biar aja kan cuma regional, cuma latber”.
NILAI SENI SUARA PERKUTUT tidak mengenal tempat, baik latber, regional maupun Nasional, semua sama.

Walaupun demikian, perkutut dki dot com tetap mendukung sopan santun yang dimiliki sebagian besar kungMania Jabodetabek, ” i love you full ” kata mbah Surip, tapi asal jangan burung kualitas 2 (dua) warna menjadi 3 (tiga) warna kita dieam aja, kalau itu terjadi “wanipiro ????”
“kan cuma Latber “….. he he he🙂

jayalah perkutut tanah air, tetap bersatu di dalam naungan NKRI🙂🙂

About nugroho1705

piye kabare bro

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

daftar tulisan

%d bloggers like this: