//
you're reading...
Wacana

LOMBA TANPA TERIAK

WACANA TERBAIK DILONTARKAN KORWIL JABODETABEK
Diantara kungMania banyak yg tidak menyadari atau lupa bahwa keindahan suara perkutut hanya dapat kita nikmati dalam keadaan tenang, sepi. hal ini juga sejalan dengan filosofi klangenan para raja2 jawa kuno tempo dulu.

Untuk hal tersebut di atas, kita tidak dapat menghindari, sebab itulah sejatinya penggemar suara alam burung perkutut. Akan tetapi oleh ulah segelintir orang yang ambisius maka hobby priyayi ini telah dirusaknya.
dki dot com juga suka berteriak, ini tdk dpt dipungkiri, akan tetapi berteriak dengan kondisi yang masih santun.

Uji coba pengurus Korwil telah dilaksanakan pada saat lomba regional di situ gintung. Walaupun suara-suara di bibir lapangan kurang setuju dengan pelaksanaan lomba tanpa teriak, namun hasil polling yg dilakukan menghasilkan hal yg tidak terduga, dimana suara 70% lebih menghendaki lomba tanpa teriak.

Pembuktian hasil polling di atas, seyogyanya menjadi pemikiran kita bersama, apakah kita telah jujur mengatakan bahwa “kami lomba untuk menghilangkan stress”, “lomba untuk santai kok diatur atur”. Rasanya keliru untuk menyebutkan alasan tersebut, karena seperti telah disebutkan di atas, bahwa keindahan suara burung perkutut hanya dpt dinikmati secara utuh bila suasana tenang, kalau kita ingin menghilangkan stress dengan cara berteriak teriak tidak karuan, sepertinya adu ayam jago lebih pas tempatnya. 

Demikian juga dengan kinerja juri , akan lebih mudah dalam hal penilaian terhadap burung yg sedang bunyi. Sedangkan bagi pemain yang berada dipinggir lapang tentunya juga akan mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan jawara-jawara yg sedang mengeluarkan suara emasnya. Apabila terjadi burung yg kurang baik tetapi mendapatkan nilai tinggi dari juri, akan terlihat langsung dan jelas oleh setiap pemain, hasilnya komplain yang positif tentu akan lebih mudah untuk diakomodir pengawas lomba.

“BURUNG BERMASALAH” = teriak sekuat-kuatnya???,

nuansa ini bila diamati akan tertangkap dengan jelas di saat lomba berlangsung. Teriakan2 yg menekan kerja juri ini dilakukan terhadap burung burung yg dalam kondisi antara lain :

  1. kurang bunyi / interval jauh
  2. patah
  3. ujung pendek, dll

Mestinya kelakuan2 semacam ini tidak akan terjadi bila jagoan-jagoan yg kita lombakan “TIDAK BERMASALAH”.

Demikian tulisan sederhana ini disamapikan untuk pencerahan kita bersama.🙂

About nugroho1705

piye kabare bro

Discussion

3 thoughts on “LOMBA TANPA TERIAK

  1. Juri Perkutut P3SI itu pada dasarnya seperti lembaran kertas putih, mau dibikin jadi hitam, jadi coklat atau abu-2 itu semua tergantung Pengurus P3SI (Sub Korda s.d Pusat), Panitia Lomba dan para kung mania/peserta lombanya. Saya sendiri sangat setuju orang berteriak, karena untuk keseimbangan pola berpikir kita yang mengalami kepenatan/jenuh/stres ContoH: Pergi ke Karaoke utk bernyanyi, di kamarmandi latihan nyanyi, naik diketinggian utk teriak-teriak sekuat tenaga, dilaut dan seterusnya. Khusus utk ditempat lomba sy juga setuju kung mania/peserta lomba untuk berteriak-2 dengan catatan: tidak menyebut nomer kerekan/gantangan, tidak menghujat juri, tidak menghujat sesama kong mania dan sebagainya. Kayaknya para kungmania SI sudah saatnya untuk merubah paradigmanya deh, lihat tuh seperti sprorter Aremania tuh, Arema Indonesia Juara Liga Super Lig dan sproternya dpt penghargaan PSSI he5x , enggak nyambung ya om Noe..? Tq

    Posted by Gus Bayu | June 10, 2010, 9:05 pm
  2. Setuju banget bos, siip.
    Kalau pengin teriak habis lomba kasi tu musik live “dangdut koplo”…he..e.e..

    Posted by Antok | April 26, 2011, 7:37 pm
  3. Setuju banget bos, siip.
    Kalau pengin teriak habis lomba kasih tu live musik “dangdut koplo”…he..e.e..

    Posted by Antok | April 26, 2011, 7:51 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

daftar tulisan

%d bloggers like this: