//
you're reading...
Wacana

APA ITU TENGAH BANYAK ?

Saat ini dan mungkin sudah lama juga, istilah “tengah banyak” mencuri perhatian para kungMania tanah air. Penularan istilah ini semakin menjadi jadi, bahkan beberapa pemain yang dapat dikatakan empunya perkutut atau juga yang sering disebut sebut “pakar”,  ikut hanyut dalam istilah istilah yang menyesatkan ini.bahkan sering kali kita dengar “tengahnya 12 mas”, banyaaak beneeer

Bagaimana istilah “tengah banyak” ini dikatakan menyesatkan, coba kita kembalikan ke dasar dasar (pakem) cara menilai seokor burung perkutut, tertinggi (maksimal sesuai nafas) dari ketukan tengah hanya 6 tutukan, karena jangan lupa pakem dibuat berdasarkan perhatian yang demikian fokusnya dari para sesepuh kita lebih dari setengah abad yang lalu. Atau coba kita dengarkan para jawara2 manggung, sebenarnya yang dikatakn tengah banyak itu merupakan susunam bunyi akhir dari suara tengah (Tek), hal ini akibat kebetulan piyik atau burung muda tersebut memiliki power  besar untuk mengeluarkan bunyi, yang hasilnya membentuk suara menjadi ke pe teg ke teg teg teg teg……,  fenomena ini kerap terjadi di konkurs kelas nasional, dimana seekor jawara dengan usia muda begitu mencengangkan para kungMania, begitu transaksi dilakukan, usia jawara bertambah sedikit saja, lenyap sudah si “tengah banyak”.

Marilah kita mulai hilangkan istilah istilah yang menyesatkan ini, malu dengan negara tetangga yang tahu sekali “sejatinya dasar suara burung perkutut”  (sari dan double). Mereka tau persis itu, dengan demikian dieksporlah suara2 tengah palsu itu.🙂🙂

Untuk kita renungkan bersama

 

KOMENTAR :
Gus Bayu
Biar tidak salah kaprah, coba kita kembali ke laptopnya AD/ART saja, Suara tengah memiliki 3 unsur difinisi yaitu “BERTEKANAN (menekan kebawah), Lengkap (ada unsur kata Ke dan atau Te, JELAS(kata-katanya terdengar dengan jelas”. Pengertian unsur suara Ke dan atau Te , artinya suara tengah bisa Ke-Te, bisa Ke-Te-Te, bisa Ke-te – Ke-Te, atau bisa Ke-Te- Ke-Te Te, bisa Te-Te, Te-Te-Te-tE …dan seterusnya. Asalmu asalnya suara tengah Burung Perkutut (BP) itu berbasic KE-TE (engkel), oleh krn perkembangan kemajuan peternakan yg dibarengin dng tren suara maka utk suara tengah mengalami banyak peningkatan. Suara tengahnya banyak itu berarti sudah pasti tidak Engkel, melainkan bisa Sari atau Satu setengah(suara tengahnya 3 ketukan/Ke-Te-Te), Dobel (suara tengahnya 4 Ketukan /Ke-Te-Ke-Te) double plus 5 ketukan (Ke-Te-Ke-Te Te)dan Triple 6,7 atau 8 ketukan dan seterusnya. Mungkin yg dimaksutnya tren suara tengahnya banyak yaitu doble plus,Triple dan seterusnya. Sekarang kembali ke selera kita masing-masing, pada prinsipnya, suara tengah engkel dibandingkan sari/satu setengah yg memiliki irama dan tempo yg sama sudah pasti bagus yg sari/satu setengah, suara satu setengah dangan suara dobel klo memiliki irama dan tempo yg sama so pasti lebih bagus yg suara dobel, Suara dobel dibandingkan dobel plus apabila memiliki irama dan tempo yg sama so9 passti bagus ya dobel plus dan seterusnya. Nah pada akhirnya kita akan dihadapkan faktor kelemahan-2/kendala-2 yg ada dan semua kembali kepada kondisi BP sendiri mengenai resikonya bersuara tengah banyak. Pertanyaanya kenapa kok ada suara Ke-Teg Ke-Te-Peg, Teg-Teg-Teg dan seterusnya, menurut saya itu hanya persepsi masing-2 orang tentang suara BP yg di dengar kemudian dituliskan dalam kata-kata. Sebenarnya pada prinsipnya sama, hanya saja di AD/ART tertulis “Ke dan atau Te”. Demikian komentar saya, semoga bermanfaat … amin.

About nugroho1705

piye kabare bro

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

daftar tulisan

%d bloggers like this: