//
you're reading...
Wacana

MENURUNKAN BURUNG SAAT LOMBA ?

perkutut DKI 25 April 2010

Ini terjadi saat lomba Nasional KLH Cup di Puspiptek Jakarta 18 April 2010.pada kelas dewasa senior.ūüôā
Satu kata untuk kejadian ini “LUCU”. Mengapa penulis mengatakan demikian, karena P3SI merupakan organisasi yg sudah lama berdiri (sejak thn 1957) demikian juga dengan pelomba yg bersangkutan merupakan pemain lawas yg telah lama berkecimpung di jagadnya perkututan. Semestinya prosedur penurunan sudah sangat dikuasai oleh sang pelomba. Mekanisme penurunan burung atas ketidak puasan pelomba/peserta sudah diatur dengan jelas dalam kaitan protes oleh peserta kepada panitia lomba. Ketidak mengertian sang pelomba juga dapat dimaklumi, oleh karena¬† sosialisasi mekanisme protes¬† tidak dijalankan oleh P3SI dengan baik

Bila kita amati secara serius, kegelisahan para pelomba (diluar kejadian di atas) sebenarnya acap terdengar di bibir lapangan. Ketidak puasan atas kinerja juri menjadi penyebab utama terjadinya kegelisahan tersebut. Penulis tidak pada tempatnya untuk   memihak, baik pada peserta maupun pada panitia dan juri.

AKIBAT PENILAIAN JURI YG KETAT ?

Terjadinya penurunan burung saat lomba berjalan di konkurs Nasional KLH cup ini¬† juga dapat dicermati sebagai gejala yang mulai membaik dari pada kinerja para juri. Mengapa demikian, oleh karena kemungkinan pelomba lawas¬† ini “terbiasa” dengan faktor kesenioran nya untuk mendapatkan¬† kemudahan penilaian atas burung¬† jagoannya selama ini dari para juri. Untuk mendapatkan kesimpulan ini kita dapat melakukannya dengan check and recheck¬† dari berbagai sumber yang langsung mendengar atau menyaksikan secara jelas kerja burung bersangkutan saat sebelum penurunan, baik kepada peserta lain maupun juri2 yang ada di blok tersebut.¬†

PEMBENTUKAN KOMISI PENGAWAS ?

Haruskah dibentuk semacam komisi pengawas lomba yang independent untuk menangani permasalahan di atas?, ini wacana dari penulis dengan menamakan Komisi Lima, karena terdiri dari 2 orang Pusat, 2 orang Korwil yg mengadakan lomba dan 1 orang tokoh yg ditunjuk. Tugas komisi ini menjembatani pelomba dengan juri di dalam hal ketidakpuasan masing2 pihak. Dari pihak pelomba seperti ketidakpuasan atas nilai yg diberikan juri. Dari pihak juri seperti ketidakpuasan juri atas teriakan2 yg sangat menggangu, dan lain sebagainya yang tentunya di atur dengan jelas dalam panduan/tata cara lomba.

Nugroho.

About nugroho1705

piye kabare bro

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

daftar tulisan

%d bloggers like this: